Sourdough starter — atau yang sering disebut "induk roti" — adalah campuran tepung dan air yang difermentasi secara alami oleh ragi liar di udara sekitar kita. Tanpa starter yang sehat, roti sourdough tidak akan bisa mengembang dengan baik.
Cukup dua bahan: tepung terigu protein tinggi dan air bersih (sebaiknya air yang sudah disaring atau air matang yang didinginkan). Hindari air ledeng langsung karena kandungan klorinnya bisa menghambat fermentasi.
Campurkan 50 gram tepung dan 50 gram air dalam toples bersih. Aduk rata, tutup longgar dengan kain atau penutup yang tidak kedap udara. Simpan di suhu ruang 25–28°C.
Setiap hari, buang separuh campuran lama lalu tambahkan 50 gram tepung dan 50 gram air baru. Proses ini disebut "feeding". Sekitar hari ke-4 atau ke-5, kamu akan mulai melihat gelembung-gelembung kecil yang menandakan aktivitas ragi.
Starter siap dipakai ketika volumenya mengganda dalam 4–8 jam setelah feeding, berbau sedikit asam namun segar (bukan busuk), dan terasa ringan serta penuh gelembung saat diaduk.
Dengan starter yang sehat, kamu sudah punya pondasi untuk roti sourdough berkualitas tinggi — seperti yang setiap hari kami panggang di dapur kami.